dia datang

Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan bertanya kenapa baru sekarang.

Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan membuatmu berdiri di depan pintu terlalu lama.

Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan bertanya, hati mana saja yang sudah kau lewati untuk sampai disini

Karena dengan langkahmu. Aku terbangun, dari mati suri yang kunina bobokan sendiri

Kalau kamu datang, tolong jangan pergi. Aku lelah menjaga pintu.

Kalau kamu datang. Aku berani sumpah, aku tenang.

 

tanggal 8 November 2015, dia datang padaku. pada keluargaku.

sosok yang sederhana, namun berwibawa. sosok yang apa adanya, tidak banyak sandiwara. dengan hati yang campur aduk aku sambut dia, berusaha memberikan kesan terbaik padanya. walaupun keputusan ada di Tangan Sang Pemilik Skenario terbaik.

tapi hei, tahukah kau ? bahwa hati perempuan itu sangat rapuh? karena itu jangan sekali-kali membuat harapan sebelum ada ikatan..

saat itu jujur saja aku tidak mau berharap, karena aku tidak mau kecewa.

jika memang kau orangnya, yang telah tertulis dalam lembar ketetapanNya, maka tidak ada yang bisa menghalangi. selesai.

tahukah kau bahwa kedatanganmu membuat kedua malaikatku bahagia, meskipun aku tau ada rasa cemburu di wajah Ayah disana. .

kau adalah jawaban dari doa-doa yang selama ini kupanjatkan padaNya, dalam tiap keadaan aku berusaha berdoa untuk hadirnya dirimu dalam hidupku.

menyatukan dua ikatan memang membuat hati tenang. tetapi disisi lain banyak hal yang membuat wanita merasa khawatir…ah, kau tak perlu tau, ini urusan hati kami (kaum Hawa) yang harus siap untuk berkorban segalanya… memberikan yang terbaik yang kupunya..

karena rumah tangga bukan istilah menang-kalah, tapi menang-menang.

menang ketika bersyukur dan bersabar

menang ketika mengalah dan memaafkan

untuk mempertahankan rumah tangga sampai mati…

semoga…semoga…

kau dan aku dapat menjalin ikatan suci ini dengan hati yang ikhlas, penuh kesabaran dan saling memahami

 

semoga…

aku ingin seperti sepasang Angsa yang damai menjalani kehidupan dengan kekasihnya

aku ingin seperti Serigala, yang walaupun buas tetapi selalu menjaga keluarganya sehingga membentuk kelompok kesatuan yang utuh, yang tidak bisa dipengaruhi oleh kelompok lain

aku ingin seperti burung Albatros, yang walaupun pergi bermigrasi beratus-ratus KM mereka selalu setia dan akan pulang pada pasangannya yang juga setia menunggunya di “rumah”

aku ingin seperti Tikus padang rumput yang masing-masing akan marah jika mereka didekati lawan jenis yang bukan pasangannya

dan..aku ingin seperti Ali. ra dan Fatimah.ra yang kisah cintanya tidak akan cukup walaupun ditulis sepanjang hayat..

kenapa mereka bisa….?

 

semoga….

maaf..maaf…

aku tau itu Surga, tapi…bukan itu Surga yang aku rindukan dalam pernikahan…

maaf..mengertilah…

 

Advertisements

5 thoughts on “dia datang

      1. rani, lanjutin long love story nya dong. Awal pertemuan sampai akad. trus gimana cara kalian ngejaga komunikasi yang “aman” wkwkw… aku kepo amat yak? :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s