Bahaya Cinta Dunia & Harta

Dirangkum dari buletin Al-Hikmah Edisi 7 tahun III September 2014 dan dengan penambahan seperlunya.

“Seandainya seorang manusia memiliki dua lembah (yang penuh berisi) harta/emas maka dia pasti akan menginginkan lembah (harta) yang ketiga” HR. Bukhari Muslim

Rasulullah SAW bersabda, “Sesunngguhnya pada setiap umat (kaum) ada fitnah (sesuatu yang merusak/menyesatkan mereka) dan fitnah pada umatku adalah harta” (HR. At Tirmidzi 2336, ia berkata: shahih gharib)
Maksud shahih gharib adalah: hadits ini shahih secara sanad dan tidak dikenal/asing (gharib) disebabkan karena salah seorang perawinya meriwayatkan hadits tersebut seorang diri.
Sedangkan maksud hadits diatas yaitu menyibukkan diri dengan harta secara berlebihan adalah fitnah (yang merusak agama seseorang) karena harta dapat melalaikan pikiran manusia dari melaksanakan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan membuatnya lupa kepada akhirat, sebagaimana firman-Nya , yang artinya, “ Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu merupakan fitnah (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar” (QS. At-Taghabun:15)

Ajaran Islam bukan berarti melarang hamba Allah untuk mencari harta, tetapi perhatikan baik-baik kalimat yang ane kutip dari seorang motivator, “Kita disarankan untuk mencari harta sebanyak-banyaknya tetapi JANGAN DIPERBUDAK oleh harta”. Jadi, silahkan kalo kamu mau berniaga (ga pakedotcom), berdagang, berbisnis atau apalah bahasa selain itu, tetapi harta tersebut jangan sampai melalaikan, karena berbeda sekali antara orang yang memiliki harta banyak tetapi ia tunduk oleh harta, seakan-akan jiwanya gelisah dan tidak pernah puas dengan orang yang memiliki harta tetapi jiwanya tenang..ini pertanda bahwa harta tersebut barokah.

Sayangnya kebanyakan orang malah sentimen terhadap hadits di atas, mengira ajaran Islam mengajak pengikutnya untuk bermalas-malasan, atau yang lebih parah, malah jadi ngga usaha alias minta-minta sama orang (mental miskin). Padahal Allah membenci manusia yang malas bekerja sehingga membiarkan keluarganya kelaparan.
Dan Katakanlah , : “Bekerja-lah kamu , maka Allah dan rasul-nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaan-mu itu dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata lalu diberitakan-Nya kepada-kamu apa yang telah kamu kerjakan.” ( QS. At Taubah , 9 : 105 )

Akibat dari bahaya cinta dunia dan harta diantaranya:
1. Menjerumuskan pada kebinasaan.
Demi Allah, sebenarnya bukanlah kemiskinan yang aku takutkan akan membahayakan kalian. Akan tetapi, yang kutakutkan adalah apabila dunia telah dibentangkan pada kalian, sebagaimana telah dibentangkan pula bagi ORANG-ORANG SEBELUM KALIAN. Lalu kalian pun akhirnya berlomba-lomba untuk meraih dunia sebagaimana orang-orang terdahulu berlomba untuk mendapatkannya. Akhirnya kalian pun akan binasa, sebagaimana mereka binasa. ” [HR al-Bukhari (no. 2988) dan Muslim (no. 2961)]

2. Menimbulkan sifat tamak
“Seandainya seorang manusia memiliki dua lembah (yang penuh berisi) harta/emas maka dia pasti akan menginginkan lembah (harta) yang ketiga” HR. Bukhari Muslim no 6075 , no 116

3. Kesempitan yang Terus-menerus
Dalam hal ini seorang ulama salaf berkata, “Barangsiapa yang mencintai dunia/harta (secara berlebihan) maka hendaknya dia mempersiapkan dirinya untuk menanggung berbagai macam penderitaan.” (Ighatsatul Lahfan, 83)

Jadi sikap kita harus gimana dong?? Yah..sejujurnya ane juga masih belajar..sebisa mungkin respon kita nggak usah lebay liat dunia dan harta yang ada di sekeliling kita, karena itu titipan..lagian kampung halaman kita di akhirat kok bukan di dunia 🙂
Sekian semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s