Over the Memories Sky

Over the Memories Sky

 

aku selalu suka dan cinta semua kenangan disini walaupun itu sekedar sapaan atau berjalan bersama di tempat ini. sekarang sudah hampir 4 tahun aku meninggalkannya, bumi Husnul Khotimah tercinta.

terlepas dari segala kritikan dan kekurangannya, aku rindu untuk menjadi santri lagi.. sungguh..

aku rindu ya ALLAH..

jika engkau memberi kesempatan sekali lagi padaku, semua hal buruk dan waktu yang kusia-siakan akan kuperbaiki 😦 sehingga aku menjadi muslimah yang lebih baik lagi…

hampir 4 tahun berlalu, keadaan pondok sudah banyak berubah, termasuk santrinya.. Jika pendidikan nya tak perlu kau ragukan lagi, namun sayang…ada satu hal yang membuatku sangat miris, yaitu akhlak santri yang semakin menurun (walaupun tidak semua, i knew)

beberapa kali melakukan kunjungan ke tempat ini, aku cukup terkejut oleh sikap beberapa santri. rasanya semakin jaub dari sifat zuhud dan sederhana…aku tau teknologi sudah tak dapat dipungkiri lagi, tapi itu bukan alasan untuk sebuah lembaga pendidikan yang mengatasnamakan Islam dan memiliki salah satu motto santri yaitu SEDERHANA dan BERAKHLAK MULIA.

selain itu, yang membuatku cukup miris adalah ketika aku melakukan sharing dengan santri 3 aliyah yang akan melakukan UN, ujian quran dan UAS. berbeda dengan dulu aku disana, perhatian sangat diberikan pada kami ketika masa-masa ujian, baik curhat, seminar, bimbingan dan lain sebagainya. tetapi apa yang terjadi sekarang? well..jujur saja…para asatidz dan asatidzah lebih “sibuk” mempersiapkan kampanye aleg.

aku tidak tau harus beristighfar atau bertasbih,,mungkin dua-duanya -_- (ya Allah jujur aku miris) . but i don’t know maybe they have responsible reasons with dalil.

dan sejak dulu aku bertanya-tanya apa ada suatu bagian atau divisi di HK yang mengurusi dan mengkaji tentang kegiatan seputar santri yang harus dirubah atau diperbaiki dengan landasan hadits/ayat quran? contohnya, untuk acara besar, apa hukumnya jika mengundang hiburan yang kurang sesuai dengan syariat Islam atau lagu-lagu yang bisa melenakan bukan menambah keimanan pd Allah? apakah dibolehkan di lingkungan pesantren? alasannya apa? jika dalam acara itu terjadi khalwat (bercampur baur) ikhwan akhwat karena tidak sadar dan terlena dengan musiknya, siapa yang akan menanggung dosanya?? ;(

wallahu a’lam..

apa pendapatmu??

tapi dalam hal lain, aku menyukai pergaulan di tempat ini. semua teman saling menghargai tidak ada yang membeda-bedakan. ukhuwah islamiyah sungguh terasa.

apapun keadaanmu sekarang, my boarding school, aku sungguh bersyukur bisa berada di tempat itu. aku rindu belajar agama lagi, dan semoga setelah lulus kuliah di UPI aku bisa menggali lebih dalam ilmu agama…yang lebih dalam dan shahih..aamiin..

 

-UPInet.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s